MEREKA SELALU KATA........
terharu saya mendengar rintihan dari seorang sahabat saya apabila kelemahan yang ada pada dirinya dicanang merata-rata. "apa salah aku?? apa yang aku dah buat sampai diri aku dihina sebegini??" itulah ayat yang keluar dari mulutnya. sedih melihat keadaan sedemikian, terdetik dalam hati saya untuk menulis post kali ini. moga dapat memberi keinsafan dalam diri kita. janganlah kita memandang kekurangan orang lain kerana dalam masa yang sama kekurangan pada diri kita sudah terselah. bacalah, moga menjadi pedoman dalam kehidupan seharian kita.
mereka selalu kata
aku bodoh dan lambat pickup, tidakkah mereka tahu siapakah yang menjadikan akalku?
mereka selalu kata
aku hodoh dan tidak cantik, tidakkah mereka tahu siapakah yang menciptakan wajahku?
mereka selalu kata
aku miskin dan selekeh, tidakkah mereka tahu siapakah memberikan rezeki dan kekayaan itu?
mereka selalu kata
aku tidak guna satu sen pun kerana aku tidak mempunyai kelebihan seperti mereka, tidakkah mereka tau siapakah yang memberi kelebihan itu pada mereka?
mereka selalu kata
aku tidak sempurna, tidakkah mereka tahu siapakah yang sempurna sebenarnya?
tidakkah mereka tahu? tidakkah kita tahu wahai sahabat-sahabat sekalian??
siapakah yang memberi akal kepada kita? Allah kan? jadi siapakah Allah sebenarnya? siapakah yang kita hina sebenarnya? renungkanlah...
Allah berfiman:
Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.( Yunus: 100)
Dalam menafsirkan ayat ini Al Qurthubi memberikan penekanan bahwa iman seseorang itu mestilah atas izin Allah, tetapi orang yang tidak menggunakan akal untuk mencapainya pasti mendapat azabNya . Ditempat yang berbeza Al Maraghi menegaskan bahwa akal dapat membimbing manusia mendapatkan petunjuk (hidayah) dari Allah.
dengan ayat diatas jelaslah Allah telah memberitahu kepada kita supaya mentafsir alam ini dengan sebaik yang mungkin, bukan menghina kejadian-kejadian Allah. setiap yang kurang itu ada lebihnya dan begitu juga sebaliknya. tiada siapa yang sempurna selain Allah. Allah tidak akan memberi petunjuk pada seseorang itu melainkan dia sendiri yang mencarinya.
terharu saya mendengar rintihan dari seorang sahabat saya apabila kelemahan yang ada pada dirinya dicanang merata-rata. "apa salah aku?? apa yang aku dah buat sampai diri aku dihina sebegini??" itulah ayat yang keluar dari mulutnya. sedih melihat keadaan sedemikian, terdetik dalam hati saya untuk menulis post kali ini. moga dapat memberi keinsafan dalam diri kita. janganlah kita memandang kekurangan orang lain kerana dalam masa yang sama kekurangan pada diri kita sudah terselah. bacalah, moga menjadi pedoman dalam kehidupan seharian kita.
mereka selalu kata
aku bodoh dan lambat pickup, tidakkah mereka tahu siapakah yang menjadikan akalku?
mereka selalu kata
aku hodoh dan tidak cantik, tidakkah mereka tahu siapakah yang menciptakan wajahku?
mereka selalu kata
aku miskin dan selekeh, tidakkah mereka tahu siapakah memberikan rezeki dan kekayaan itu?
mereka selalu kata
aku tidak guna satu sen pun kerana aku tidak mempunyai kelebihan seperti mereka, tidakkah mereka tau siapakah yang memberi kelebihan itu pada mereka?
mereka selalu kata
aku tidak sempurna, tidakkah mereka tahu siapakah yang sempurna sebenarnya?
tidakkah mereka tahu? tidakkah kita tahu wahai sahabat-sahabat sekalian??
siapakah yang memberi akal kepada kita? Allah kan? jadi siapakah Allah sebenarnya? siapakah yang kita hina sebenarnya? renungkanlah...
Allah berfiman:
Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.( Yunus: 100)
Dalam menafsirkan ayat ini Al Qurthubi memberikan penekanan bahwa iman seseorang itu mestilah atas izin Allah, tetapi orang yang tidak menggunakan akal untuk mencapainya pasti mendapat azabNya . Ditempat yang berbeza Al Maraghi menegaskan bahwa akal dapat membimbing manusia mendapatkan petunjuk (hidayah) dari Allah.
dengan ayat diatas jelaslah Allah telah memberitahu kepada kita supaya mentafsir alam ini dengan sebaik yang mungkin, bukan menghina kejadian-kejadian Allah. setiap yang kurang itu ada lebihnya dan begitu juga sebaliknya. tiada siapa yang sempurna selain Allah. Allah tidak akan memberi petunjuk pada seseorang itu melainkan dia sendiri yang mencarinya.
Allah itu cantik dan menyukai kecantikan... tapi ingatlah kecantikan itu bukan terletak pada wajah dan tubuh badanmu. Allah tidak memandang kecantikan wajahmu, Allah tidak memandang eloknya tubuh badanmu. apa yang Allah pandang hanyalah cantiknya Akhlak dan amalan-amalanmu. usahlah engkau menghina kehodohan orang lain sedangkan dirimu sendiri sudah cukup hodoh disisi Allah. kecantikan yang Allah berikan kepadamu bukanlah untuk ditayang atau dijaja merata-rata sehinggakan engkau bongkak dan tinggi diri lalu menhina orang lain yang tidak secantik engkau. ingatlah dengan perbuatanmu itu, diakhirat kelak wajahmu akan lebih buruk dari seekor babi.
rezeki, kekayaan, harta benda dan kemewahan, apa yang mampu beri kepada engkau setelah diri kau terbujur kaku? apakah semua itu mampu membantu engkau dihari sana? tidakkah engkau tahu siapakah yang memberikan kemewahan itu kepadamu? kenapa tidak engkau bantu mereka yang miskin itu? kenapa engkau menghina mereka sedemikian?? bukankah semua itu Allah berikan kepada engkau supaya engkau bersedekah dan membantu mereka yang serba kekurangan?
TANGAN YANG MEMBERI LEBIH MULIA DARIPADA TANGAN YANG MENERIMA. SEKECIL MANA SUMBANGAN YANG DI HULURKAN, IA CUKUP BERMAKNA KEPADA SI PENERIMA YANG HIDUP SERBA KEKURANGAN, MALAH ‘BUAH TANGAN’ YANG TIDAK SEBERAPA ITU MAMPU MENERBITKAN SENYUMAN, WALAUPUN CUMA UNTUK SEKETIKA.
rezeki, kekayaan, harta benda dan kemewahan, apa yang mampu beri kepada engkau setelah diri kau terbujur kaku? apakah semua itu mampu membantu engkau dihari sana? tidakkah engkau tahu siapakah yang memberikan kemewahan itu kepadamu? kenapa tidak engkau bantu mereka yang miskin itu? kenapa engkau menghina mereka sedemikian?? bukankah semua itu Allah berikan kepada engkau supaya engkau bersedekah dan membantu mereka yang serba kekurangan?
TANGAN YANG MEMBERI LEBIH MULIA DARIPADA TANGAN YANG MENERIMA. SEKECIL MANA SUMBANGAN YANG DI HULURKAN, IA CUKUP BERMAKNA KEPADA SI PENERIMA YANG HIDUP SERBA KEKURANGAN, MALAH ‘BUAH TANGAN’ YANG TIDAK SEBERAPA ITU MAMPU MENERBITKAN SENYUMAN, WALAUPUN CUMA UNTUK SEKETIKA.
untuk sambungan korang boleh pergi kat SINI
No comments :
Post a Comment